FajarAri R. asal Kecamatan Kutorejo, dan Windy Rahmawati asal Kecamatan Ngoro, dinobatkan sebagai Gus dan Yuk Kabupaten Mojokerto 2019. Gus Fajar dan Yuk Windy, bersaing ketat dengan 14 pasang finalis lainnya, pada malam Grand Final Pemilihan Duta Wisata Gus dan Yuk Kabupaten Mojokerto Tahun 2019 di gedung PPNI Jabon.
Gusdan Yuk Mojokerto . Siapa yang tak mengenal Sitta Channa Pratiwi Mahasiswi KPI semeseter 2. Ia adalah satu-satunya mahasiswa Institut KH. Abdul Chalim yang mengikuti ajang duta pariwisata melalui Gus Yuk Kabupaten Mojokerto. Motivasinya dalam mengikuti ajang ini adalah untuk memperkenalkan nama kampus IKHAC yang berbasis pesantren ,juga
Aksi Gus Samsudin memang tak lazim, hal tersebut tampak saat "orang pintar" itu melaporkan pesulap merah Marcel Radhival ke Polda Jatim, Rabu (3/8/2022). Gus Samsudin yang didampingi sang istri dan dua kuasa hukumnya Teguh Puji Wahono dan Lita Listiana tiba di Mapolda Jatim menggunakan mobil sekitar pukul 13.00 WIB.
Menurutnya Gus dan Yuk Kota Mojokerto, merupakan ikon bagi kalangan muda dalam mengembangkan kreatitifas yang selaras dengan program Pemerintah Kota Mojokerto. "Tidak hanya mendukung dalam program kepariwisataan, meminta kepada para Gus dan Yuk untuk menjadi contoh bagi masyarakat dalam kondisi pandemi covid-19. Mulai dari, mensosialisasikan
BupatiMojokerto Ikfina Fahmawati menghadiri Grand Final Gus dan Yuk Kabupaten Mojokerto yang digelar di Wisata Desa Bumi Mulyo Jati Mojopahit, Kecamatan Dlanggu, Kabupaten Mojokerto. Kegiatan ini dilaksanakan secara secara virtual melalui kanal YouTube Wika TV, Sabtu (29/8) malam. Dalam sambutannya Bupati Ikfina menyampaikan Terimakasih
exTT825. Mojokerto – Sepuluh pasang finalis Gus dan Yuk Duta Wisata 2021 kembali mendapatkan pembekalan ilmu pengetahuan tentang karakteristik Kota Mojokerto sebagai Kota Pariwisata Sejarah dan Budaya. Pembekalan bertempat di Pendopo Sabha Kridatama, Gedhong Hageng, para anak-anak muda ini mendapatkan ilmu secara langsung dari Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari secara daring, pada Senin 27/9/2021. Pada kesempatan ini, Wali Kota Ning Ita, menyampaikan bahwa Mojokerto yang dulunya merupakan pusat pemerintahan Kerajaan Majapahit, menyimpan berbagai sejarah, budaya, seni dan tradisional yang harus tetap dilestarikan dan dijaga. “Proklamator Kemerdekaan Republik Indonesia Ir Soekarno, sempat menetap di Bumi Majapahit pada tahun 1907 hingga 1917. Jejak peninggalan, Bung Karno kecil hingga sisa-sisa Kerajaan Majapahit, masih tersimpan baik agar generasi penerus dapat mempelajarinya” ujar Ning Ita. Untuk itu, Wali Kota Mojokerto berharap melalui rekayasa pembangunan objek wisata baru, Wali Kota Ning Ita dalam kesempatan itu meminta kepada seluruh finalis Gus dan Yuk Kota Mojokerto untuk turut andil mengenalkan berbagai sejarah, seni, budaya dan tradisional yang telah melekat dan menjadi identitas Kota Mojokerto sebagai Kota Pariwisata. Wali Kota Ning Ita juga berpesan, agar Gus dan Yuk harus mampu sebagai Duta Wisata Kota Mojokerto untuk turut berkontribusi sebagai sumber daya promosi wisata, sumber daya ekraf, dan juga sumberdaya inisiator aktifasi UMKM aktif. “Saya selaku Walikota Mojokerto berharap Agar Gus dan Yuk menjadi Pemuda-Pemudi Kota Mojokerto yang kreatif, inovatif, terampil, mampu mengembangkan pengetahuan dalam memajukan wisata di Kota Mojokerto sehingga mampu menjadi kota yang berdaya saing” harap Ning Ita.Mar/Adv
Bupati Ikfina Fahmawati diapit M. Rizki Ardiansyah dan Fachma Airisa Rahmadini yang terpilih sebagai Gus dan Yuk Kabupaten Mojokerto 2021 – Pelajar SMAN 1 Sooko asal Kecamatan Sooko M. Rizki Ardiansyah terpilih sebagai Gus Kabupaten Mojokerto 2021. Ia berpasangan dengan mahasiswi UPN Veteran Jawa Timur dari kecamatan yang sama, Fachma Airisa Rahmadini yang ditetapkan sebagai Yuk Kabupaten Mojokerto 2021. Keduanya terpilih dalam grand final Kontes Gus dan Yuk Kabupaten Mojokerto 2021 yang diselenggarakan Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga Disparpora di Wisata Desa Bumi Mulyo Mojapahit Desa Randu Genengan, Kecamatan Dlanggu, Sabtu 28/8/2021 malam. Acara ini dihadiri langsung oleh Bupati Mojokerto Ikfina Fahmawati, dan secara daring oleh Wakil Bupati Muhammad Albarraa, Pj Sekdakab Himawan Estu Bagijo beserta OPD. “Meski dalam masa pandemi, saya sangat mengapresiasi para Gus dan Yuk di malam grand final ini. Ajang Gus Yuk dapat mengembangkan kepribadian, fisik, psikis dan intelegensia. Sehingga selesai acara ini, saya harap para duta wisata bisa bertugas secara maksimal,” kata bupati. Acara Grand Final pemilihan Gus dan Yuk Kabupaten Mojokerto 2021 dilaksanakan dengan protokol kesehatan ketat. Ikfina meminta para muda-mudi di Bumi Majapahit tidak pernah berhenti berkreasi dan berkarya meski dalam situasi pandemi. “PPKM level 3 di wilayah kita jangan sampai mengurangi kreativitas dalam memajukan seni, budaya, pariwata dan ekonomi kreatif Kabupaten Mojokerto,” tandasnya. Ddalam Grand Final juga diumumkan Wakil Gus dan Yuk 2021. Pemuda asal Kecamatan Puri yang kini menjadi mahasiswa Unesa didaulat sebagai Wakil 1 Gus Kabupaten Mojokerto. Sedangkan Wakil 1 Yuk diraih dan Rita Nuril asal Kecamatan Pungging. Kemudian, Wakil 2 Gus direbut Panji Trisno, pelajar SMAN 1 Puri asal Kecamatan Dlanggu. Dan Wakil 2 Yuk ditetapkan sebagai Candra Kinanti, pelajar SMKN 1 Dlanggu asal Kecamatan Dlanggu. Ada juga juara atribut kategori Gus Yuk Favorit, yang diraih dua pelajar SMAN 1 Bangsal yakni Nur Rachmad Abi Prasetya asal Kecamatan Bangsal, dan Eka Ferra asal Kecamatan Dlanggu. Selain itu, ada juga gelar Gus Yuk Intelegensia yang diraih Jihan Tridho Pamungkas mahasiswa UI asal Kecamatan Trowulan dan Maevelina Dewi mahasiswi Unair asal Kecamatan Gedeg. Diikuti Gus Yuk Inspiratif yang diraih Yovie Perdana Rudiansyah mahasiwa Universitas Islam Malang asal Kecamatan Mojosari, dan Fransisca Cristy Octaviane de Prosi mahasiwi Univeristas Mercu Buana asal Kecamatan Mojoanyar. Dilanjutkan kategori Gus Yuk Bertalenta yang diraih Magentama Sineksenjati Wiryawan pelajar SMAN 1 Sooko asal Kecamatan Sooko, dan Prasta yang juga pelajar SMAN 1 Sooko. Serta, kategori Gus Yuk Persahabatan yang diraih Ilham Firmansyah pelajar SMKN 1 Sooko asal Kecamatan Sooko dan Dwi Adinda yang juga berasal dari Kecamatan Sooko. Para finalis telah dinilai dalam beberapa tahap yakni pra karantina, karantina, pre eliminary, dan penilan malam grand final. Tim juri diketuai Shofiya Hanak Albarraa Ketua TP PKK Kabupaten Mojokerto, dengan beberapa juri anggota berkompeten di bidang masing-masing. im
Wisatawan mengunjungi Candi Brahu di Desa Bejijong, Kecamatan Trowulan, Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur. MOJOKERTO - Pemerintah Kabupaten Mojokerto Jawa Timur mendorong pengembangan wisata di kabupaten setempat salah satunya dengan sentuhan kreatif dari generasi muda yang inovatif agar bisa sesuai dengan keinginan pasar. "Anak-anak muda bisa mengembangkan ide-ide kreatif untuk mendukung perkembangan sektor pariwisata titik bagi generasi muda biasanya melek teknologi informasi yang sangat dibutuhkan dalam hal promosi," kata Bupati Mojokerto Ikfina Fahmawati. Pernyataan itu disampaikan bupati saat menghadiri acara Sambang Dulur Paguyuban Duta Wisata Gus dan Yuk Paguk 2023, yang berlangsung di Pendopo Graha Maja Tama GMT, Pemkab Mojokerto, Sabtu 29/4/2023. Bupati Ikfina melihat potensi pariwisata di Kabupaten Mojokerto sangat besar karena memiliki destinasi pegunungan yang memukau. Selain itu, Ikfina berharap potensi pariwisata yang masih belum tergarap secara maksimal itu bisa dibantu mempromosikan oleh para anak muda untuk menarik para wisatawan. Hal itu lantaran pariwisata menjadi sektor unggulan Kabupaten Mojokerto dalam meningkatkan perekonomian masyarakatnya. "Kabupaten Mojokerto sangat perlu sentuhan para generasi muda khususnya pariwisata. Banyak sekali sesuatu yang berkaitan dengan pariwisata belum kita promosikan dengan baik dan maksimal. Seperti UMKM kita atau kuliner brandingnya masih kurang," ujarnya. Ajang silaturahmi para duta wisata Gus dan Yuk Kabupaten Mojokerto ini diikuti Paguk dari angkatan 1994-2021. Hadir pula dalam kegiatan ini Kepala Disbudporapar Kabupaten Mojokerto Norman Handito. Di Kabupaten Mojokerto banyak terdapat lokasi wisata yang salah satunya dikembangkan oleh BUMdes guna meningkatkan pendapatan asli desa. Di antara wisata desa tersebut, salah satunya yang kini dikembangkan adalah Wisata Gelang Puri WGP. Wisata desa dengan mengembangkan kearifan lokal tersebut salah satunya mengandalkan pohon tua yang teduh serta juga wisata air yang cocok untuk anak-anak. sumber Antara
KOTA, Jawa Pos Radar Mojokerto – Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari menyematkan selempang Gus dan Yuk Kota Mojokerto kepada Elang Bagus Dwi Tunggal Gus Elang dan Dinda Aina Salsabila Diva Yuk Dinda. Penobatan gelar duta wisata dilakukan pada malam puncak Grand Final Pemilihan Gus dan Yuk Kota Mojokerto Tahun 2021 di Pendapa Sabha Kridatama Rumah Rakyat, Jumat 12/11. Gelar duta wisata diraih kedua peserta setelah berhasil melalui rangkaian pemilihan mulai Agustus lalu. Dan, Gus Elang dan Gus Dinda berhasil menunjukkan penampilan terbaiknya pada grand final. Dari 20 finalis, dewan juri menetapkan pasangan tersebut menjadi suksesor Gus Rizal dan Yuk Chyntia dari Gus Yuk Kota Mojokerto 2019. Dalam sambutannya, Ning Ita, sapaan akrab wali Kota Mojokerto menyampaikan, 10 pasang finalis merupakan pengemban amanah untuk mempromosikan pariwisata Kota Mojokerto. Karena itu, dia berpesan agar para duta wisata bisa mengeksplorasi seluruh objek-objek wisata di Kota Onde-Onde. Termasuk, mendalami makna dari tema Spirit of Mojopahit. Sebab, terang Ning Ita, Pemkot Mojokerto saat ini tengah semangat membangun wisata yang berbasis sejarah dan budaya. ’’Dengan memahami tema dan wisata yang sudah dibangun maupun yang sedang digagas, tentu ini akan bisa memberikan informasi kepada seluruh calon wisatawan dan bisa menarik orang untuk datang ke Kota Mojokerto,’’ terangnya. Wali kota perempuan pertama di Kota Mojokerto ini mengatakan, berbagai upaya secara simultan telah dilakukan dalam rangka mewujudkan Kota Mojokerto menjadi kota pariwisata berbasis sejarah dan budaya. Namun, sentuhan pembangunan tidak sebatas tentang ke-Majapahitan. Melainkan juga sejarah keberadaaan sang proklamator Ir. Sukarno yang pernah tinggal dan bersekolah di Kota Mojokerto pada 1907-1912 dengan pembangunan Soekarno Centre. Selain itu, pembangunan pariwisata juga tidak lepas dari industri ekonomi kreatif ekraf. Sehingga, Ning Ita juga menggulirkan program inkubasi wirausaha sejak 2019 hingga 2021 ini. Melalui kegiatan tersebut, ribuan warga telah mengikuti pelatihan untuk memproduksi produk kriya, kuliner, hingga karya ekraf lainnya. ’’Siapa pun yang menjadi pemenang Gus Yuk tahun ini, tentu saya berharap akan menjadi duta wisata yang bisa mempromosikan Kota Mojokerto,’’ tandas Ning Ita. Sementara itu, Kepala Dinas Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata Disporapar Kota Mojokerto Novi Rahardjo menyampaikan, digelarnya Gus dan Yuk Kota Mojokerto merupakan program kegiatan peningkatan kapasitas sumber daya manusia SDM pariwisata dan ekraf. Dalam malam puncak grand final Gus Yuk Tahun 2021 ini, pihaknya mengambil tagline The Icon. Novi menjelaskan, tagline The Icon selaras dengan program Wali Kota Ika Puspitasari dalam program pembangunan objek pariwisata. Sentuhan fisik itu kemudian menjadi ikon dan mampu menjadi destinasi wisata. ’’Kawasan Rumah Rakyat, Rest Area Gunung Gedangan, Pemandian Sekarsari adalah beberpa ikon yang sudah dibangun tahun ini,’’ terang Novi. Tak hanya itu, ke depan juga muncul ikon-ikon baru lainnya. Terlebih, Ning Ita juga tengah menggagas wisata olahraga. Di antaranya yang sedang dalam proses pembanguan tahap pertama adalah revitalisasi GOR Seni Mojopahit. Selanjutnya juga akan disusul rehabilitasi Gelora A. Yani serta pembangunan sport centre dan sport science di Lapangan Surodinawan. ’’Ikon-ikon itu kami wujudkan menjadi tagline-nya Gus Yuk tahun ini. Sehingga SDM-SDM yang terpilih sebagai duta wisata akan tahu secara komprehensif bagaimana grand design Kota Mojokerto menuju Kota Pariwisata,’’ tandasnya. Dalam gelaran Gus Yuk Kota Mojokerto tahun ini juga ada yang berbeda. Karena juga dinobatkan Gus Yuk Berbakat yang disematkan kepada Adam Surya Ramadhana dan Chantika Regellia Putri. Selain itu, Gus Yuk Lalu Lintas disandang Djadhuq Dimas Gelegar Rizky dan Kezia Ave Asafira. Sementara pasangan Muhammad Nur’alim Arrawi dan Widya Ajeng Ayu Laksmi mendapat gelar Gus Ekonomi Kreatif. Sementara Gus Yuk Kebudayaan diberikan kepada M. Iqbaal Islamay dan Sattiva Chandrasa Wijaya. Pada grand final Gus Yuk Kota Mojokerto 2021 turut dihadiri Penasihat Ikatan Gus dan Yuk Kota Mojokerto Supriyadi Karima Syaiful, Direktur Jawa Pos Radar Mojokerto M. Nur Kholis, Kapolresta Mojokerto AKBP Rofiq Ripto Himawan, Dandim 0815 Mojokerto Letkol Inf Beni Asman, Sekdakot Mojokerto Gaguk Tri Prasetyo, serta kepala organisasi perangkat daerah OPD Pemkot Mojokerto. Selain itu, juga hadir pakar komunikasi Unair Dr Suko Widodo, Ketua Bhayangkari Cabang Mojokerto Kota Sari Anisya, dan Puteri Indonesia Jawa Timur 2022 Adinda Cresheilla. Mereka didapuk menjadi dewan juri pada ajang bergengsi Gus Yuk Kota Mojokerto 2021 ini. ram/fen
MOJOKERTO – Disparpora Kabupaten Mojokerto, kembali menggelar pemilihan duta wisata “Gus dan Yuk Kabupaten Mojokerto 2021”, dengan malam puncak grand final pada Sabtu 28/8 malam di Wisata Desa Bumi Mulyo Mojapahit Desa Randu Genengan Kecamatan Dlanggu. Grand final dihadiri langsung oleh Bupati Mojokerto Ikfina Fahmawati, dan secara daring oleh Wakil Bupati Muhammad Albarraa, Pj Sekdakab Himawan Estu Bagijo beserta OPD. Pada sambutan arahan pembuka acara, Bupati Ikfina menyatakan apresiasi atas terselenggaranya pemilihan duta wisata Gus dan Yuk Kabupaten Mojokerto 2021. Meski digelar dengan prokes ketat, bupati berharap agar pemilihan Gus dan Yuk di masa pandemi Covid-19 tidak mengurangi kreatifitas dan performa 15 pasang finalis. “Meski dalam masa pandemi, saya sangat mengapresiasi para Gus dan Yuk di malam grand final ini. Kita utamakan prokes, karena kita harus bisa berdamai dengan Covid-19. PPKM level 3 di wilayah kita, jangan sampai mengurangi kreativitas dalam memajukan seni, budaya, pariwata dan ekonomi kreatif Kabupaten Mojokerto. Ajang Gus Yuk dapat mengembangkan kepribadian, fisik, psikis dan intelegensia. Sehingga selesai acara ini, saya harap para duta wisata bisa bertugas secara maksimal,” kata bupati. Hasil setelah penjurian ketat, memutuskan M. Rizki Ardiansyah pelajar SMAN 1 Sooko asal Kecamatan Sooko sebagai pemenang Gus Kabupaten Mojokerto 2021, dan Fachma Airisa Rahmadini mahasiswi UPN Veteran Jawa Timur asal Kecamatan Sooko sebagai Yuk Kabupaten Mojokerto 2021. Wakil 1 diraih M. Aminuddin Zulfi mahasiswa Unesa asal Kecamatan Puri, dan Rita Nuril asal Kecamatan Pungging. Disusul Wakil 2 yang direbut Panji Trisno pelajar SMAN 1 Puri asal Kecamatan Dlanggu, dan Candra Kinanti pelajar SMKN 1 Dlanggu asal Kecamatan Dlanggu. Ada juga juara atribut kategori Gus Yuk Favorit, yang diraih dua pelajar SMAN 1 Bangsal yakni Nur Rachmad Abi Prasetya asal Kecamatan Bangsal, dan Eka Ferra asal Kecamatan Dlanggu. Gus Yuk Intelegensia diraih Jihan Tridho Pamungkas mahasiswa UI asal Kecamatan Trowulan, dan Maevelina Dewi mahasiswi Unair asal Kecamatan Gedeg. Diikuti Gus Yuk Inspiratif yang diraih Yovie Perdana Rudiansyah mahasiwa Universitas Islam Malang asal Kecamatan Mojosari, dan Fransisca Cristy Octaviane de Prosi mahasiwi Univeristas Mercu Buana asal Kecamatan Mojoanyar. Dilanjutkan kategori Gus Yuk Bertalenta yang diraih Magentama Sineksenjati Wiryawan pelajar SMAN 1 Sooko asal Kecamatan Sooko, dan Prasta yang juga pelajar SMAN 1 Sooko. Serta, kategori Gus Yuk Persahabatan yang diraih Ilham Firmansyah pelajar SMKN 1 Sooko asal Kecamatan Sooko dan Dwi Adinda yang juga berasal dari Kecamatan Sooko. Para finalis telah dinilai dalam beberapa tahap yakni pra karantina, karantina, pre eliminary, dan penilan malam grand final. Tim juri diketuai Shofiya Hanak Albarraa Ketua TP PKK Kabupaten Mojokerto, dengan beberapa juri anggota berkompeten di bidang masing-masing.Tik
gus dan yuk mojokerto